Sabtu, 01 Maret 2014

Penyiksaan BMI HK, Jari Anis di potong majikan.

JARI TKI HONGKONG DI POTONG MAJIKAN

Anis Andriani, BMI asal Ponorogo, lahir pada 7 Juli 1988.
   Masuk ke Hong Kong 17 Februari 2014. PT yang memberangkatkan Bumi Mas Katong Bersari Ponorogo dan disalurkan oleh agen Sun Light di Nort Point. Anis masuk ke rumah majikan tanggal 19 Februari 2014.


  1. Paspor dan kontrak kerja Anis dibawa agen. 
  2. Job Anis dalam kontrak kerja adalah menjaga orang tua, namun ternyata setelah sampai di rumah majikan tidak ada orang tua di sana. 
  3. Pekerjaan Anis bersih-bersih rumah, memasak, belanja dan menjaga anjing. 
  4. Di rumah itu ada Nyonya dan anak perempuan kelas 3 SMA. 
  5. Gaji Anis HK$ 4010 dengan potongan agen sebesar HK$ 2543 selama 6 bulan. 
  6. Agen bilang ke Anis bahwa kerja 4 bulan pertama tidak boleh libur dan sama sekali tidak diberi tahu tentang hak-hak apa saja sebagai pekerja migran rumah tangga di Hong Kong. 
  7. Tidur jam 1 malam kadang jam 1.30 malam dan bangun tidur jam 6 pagi.


Kronologi kejadian:
     Senin 24 Februari 2014, jam 10 pagi di dalam rumah majikan, anjingnya menggonggong dan Anis mencoba mengusir dengan sapu lantai dan anjingnya semakin kencang menggongong. Di rumah hanya ada Anis dan Nyonya.Nyonya bangun lalu bicara terus tapi Anis tidak paham dia ngomong apa, pemahaman Anis soal bahasa masihminim karena baru beberapa hari di Hong Kong.
Majikan menarik tangan kiri Anis menuju ke dapur. Majikan mengambil pisau di laci sebesar 4 jari tangan. Di dapur ada telenan yang baru dibersihkan, tangan Anis ditaruh di telenan dan Anis mencoba menarik tangannya tapi terkena. Jari Anis terpotong dan darah pun mengalir deras dari jarinya. Jari yang terkena adalah jari manis.
     "Setelah memotong jari Anis, majikan pergi ke kamar dan saya bungkus pakai handuk lap, saya tidak berani menangis. Kira-kira 5 menit majikan keluar rumah. Saya masih bekerja dan semua telenan dan pisau serta darah saya bersihkan dan saya guyur tangan saya pakai air kran." Tutur Anis menceritakan kasusnya.Sebenarnya majikan mau motong semua jari, karena Anis mencoba menarik jarinya, yang terpotong hanya satu dan belum putus, tapi menurut suster yang merawatnya ototnya sudah putus.Saya takut karena darah terus keluar.
       Lewat jendela dapur, saya minta tolong sama tetangga yang kebetulan sesama BMI. Saya minta tolong, saya tunjukan tangan saya, dia tanya kenapa, saya jawab kalau ini ulah majikan.Teman itu menyarankan untukmenelepon agen. Saya lalu telpon ke agen, tapi agen menyuruh saya tetap bertahan di rumah. Tidak lama kemudian ada security datang ke rumah dan minta untuk dibukakan pintu. Yang datang petugas rumah sakit dan security, jumlahnya 3 orang, setelah itu saya dibawa ke rumah sakit Queen Mary, Pok Fu Lam, Hong Kong.--

Lagi dan lagi, belum reda kasus Erwian kini ada kasus yang menyesakkan dada. Dan lagi-lagi doktrin agen untuk BERTAHAN membuat BMI takut padahal nyawanya terancam. Kasus Anis rasanya semakin membuat jelas sebutan Hong Kong sebagai kota dengan peradapan perbudakan modern.
Tidak adanya bekal hukum ketenagakerjaan di negara penempatan menjadikan BMI sama sekali tidak paham akan hak apa saja yang harus dia terima. Sejak dari Indonesia hanya dibekali kalau terkena masalah telponlah ke agen, padahal agen hanya mengeruk keuntungan dari BMI tanpa memperhatikan dan menjamin keselamatan BMI.Anis adalah korban keserakahan agen. Bagaimana mungkin agen tetap menyuruhnya bertahan sedangnya nyawa Anis terancam. Dan isi kontrak kerja yang menyalahi aturan, tidak sesuai dengan kenyataan di rumah majikan masih saja lolos dari perhatian KJRI.
        Menurut Sringatin dari Jaringan BMI (JBMI) dan Komite keadilan untuk semua buruh migran bahwa Anis harus mendapatkan hak-hanya dan juga ganti rugi yang dialami. Pemerintah Indonesia harus memastikan keluarganya bahwa dia tidak dipaksa membayar potongan agen karena Anis masih dalam masa potongan agen. Juga memastikan Anis mendapatkan asuransi kecelakaan kerja.

Apakah KTKLN bisa menunjukkan kesaktiannya dalam kasus ini seperti yang digembar-gemborkan Jumhur Hidayat???????????????????????????? 


http://bmi-hk.blogspot.hk/2014/02/jariku-dipotong-majikanku.html?m=1
####

Tidak ada komentar:

Posting Komentar