Sabtu, 22 Februari 2014

Suara BMI, Lemahnya keamanan untuk Pahlawan Devisa di Bandara indonesia.


Oh   INDONESIA    ku
Berikut adlh Life tweet dari stasiun Tv swasta tentang bagaimana TKI Indonesia dirampok di bandara, oleh organisasi yang dibentuk pemerintah: BNP2TKI .
---------
Telah hadir di studio mantan TKI korban pungli : MUTMAINAH


Berikut cerita/kronologinya.

  1. Turun dari peswat,paspor diperiksa, TKI lalu dipisahkan pintu keluarnya. 
  2. Padahal kita tau pintu keluarnya,tapi dilarang dengan ancaman paspor di tahan. Petugas BNP2TKI memaksa kita ikut meraka ke jalur TKI. 
  3. Lita lalu dipaksa naik ke bus ,lalu orang yang mengangkat tas kita meminta uang. 
  4. Saya sudah menolak bilang mau ke Pasar Minggu tapi mereka memaksa dengan menahan paspor kita. 
  5. Di bis dimintain iuran angkat barang, saya kasih Rp 10rb malah dilempar, katanya ngasih kok gak ngira"..mintanya diatas Rp 50rb. 
  6. Di bandara buka spanduk PUNGLI ADALAH KEJAHATAN tapi nyatanya gak sesuai yang di spanduk. 
  7. Kemudian dipaksa menukar uang asing disitu..waktu bilang gak ada uang..mereka tidak percaya dan menggeledah barang kita.
  8.  Didepan mata saya ada yang sampe nangis" karena di suruh telanjang waktu bilang dia gak ada uang. 
  9. Kalo kita bilang "saya hanya pnya uang segini" ,petugas tidak percaya dan bilang pastiada uang disimpan di pakaian dalam. 
  10. Petugas juga bilang "bohong     kalo kamu tidak punya uang, kamu kan TKI masak gak ada uang??"... 
  11. Ditempat penukaran uang itu harganya murah sekali..1 ringgit hanya Rp. 2500. 
  12. Tiket travelnya sangat mahal menunggunya dari pagi s/d malam, yang minta uang travel sepertinya aparat tapi tidak kelihatan wajahnya.
  13.  Kalo sudah mau turun disuruh duduk dekat sopir lalu sopirnya minta uang lagi, mereka mintanya lebih dari 100rb. 
  14. Waktu keberangkatan, paspor saya di periksa petugas imigrasi lalu dimintai uang 600rb. 
  15. Waktu mau ke Taiwan agensi suruh kita ttd di kertas kosong , katanya saya harus bayar 30rb yen sebaga tanda terima kasih. Katanya kalo gak bayar nanti dapat masalah. Sudah saya bayar malah gak ada kwitansi.-----------

Demikianlah sepotong cerita bagaimana BNP2TKI yang dikepalai oleh Jumhur Hidayat memperlakukan para TKI.
     Di Metro Tv pak Jumhur berkilah itu hanyalah Oknum, tapi kenapa bisa ada tetus menerus..?? Ato malah sebenarnyabagian dari BNP2TKI..??


Sebarkan dan biarkan semua orang yang punya rasa kemanusiaan ikut menyebarkan dan bersama" berjuang menyita perhatian pemerintah membereskan kasus ini.
Mereka, Dia, Kamu, Saya, Kami, Kita para BMI  bukan hanya sekedar BMI / TKI , tapi para ibu yang berjuang untuk anak - anaknya yang ingin sekolah !!!